Punya keinginan untuk mulai usaha, tapi masih kepikiran soal modal? Kamu nggak sendirian. Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang bikin banyak orang lebih berhati-hati dalam mengatur pengeluaran.

Kabar baiknya, memulai usaha tidak selalu harus punya toko, banyak stok, atau perlengkapan mahal. Ada berbagai ide usaha modal kecil yang bisa dimulai dari rumah dan dikembangkan sesuai kemampuan.

Kuncinya adalah memilih usaha yang sesuai, memahami kebutuhan calon pelanggan, dan rutin mengevaluasi hasil jualan. Berikut beberapa pilihan yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Jualan Minuman Rumahan

Minuman menjadi salah satu pilihan usaha yang relatif mudah dicoba dari skala kecil. Kamu bisa mulai dengan menu sederhana seperti es teh, kopi susu, cokelat, atau minuman racikan sendiri. Nggak perlu langsung menyediakan banyak menu. Pilih beberapa produk yang mudah dibuat dan sesuaikan dengan selera orang-orang di sekitar. Kalau permintaan mulai bertambah, baru pertimbangkan untuk menambah variasi menu.

2. Makanan Sistem Pre-Order

Punya kemampuan memasak? Coba manfaatkan untuk membuka usaha makanan dengan sistem pre-order. Beberapa contohnya seperti:

  • nasi box

  • rice bowl

  • lauk rumahan

  • camilan

  • kue

  • frozen food

Sistem pre-order membantu kamu menyiapkan makanan berdasarkan jumlah pesanan yang masuk. Dengan begitu, kebutuhan bahan baku bisa direncanakan dengan lebih baik. Mulailah dengan menawarkan produk ke teman, keluarga, tetangga, atau melalui WhatsApp dan media sosial.

3. Jadi Reseller Produk

Kalau belum ingin membuat produk sendiri, menjadi reseller juga bisa menjadi alternatif. Pilih barang yang memang dibutuhkan oleh target pelanggan, misalnya kebutuhan rumah tangga, makanan ringan, pakaian, perlengkapan anak, atau produk lainnya. Kamu bisa memulai dari jumlah barang yang tidak terlalu banyak. Perhatikan produk mana yang paling diminati sebelum menambah persediaan. Dengan cara ini, modal bisa digunakan secara lebih terencana.

4. Jualan Camilan dan Snack

Camilan bisa dijual dari rumah, secara online, dititipkan ke warung, atau ditawarkan ke lingkungan kantor dan sekolah. Produknya pun beragam, mulai dari keripik, makaroni, kue kering, sampai snack kemasan. Supaya lebih mudah memulai, fokus dulu pada satu atau dua produk. Setelah tahu respons pelanggan, kamu bisa menentukan apakah perlu menambah variasi.

5. Buka Jasa Laundry atau Setrika

Usaha tidak selalu harus menjual barang. Keahlian atau tenaga yang kamu punya juga bisa menjadi peluang. Salah satu contohnya adalah jasa laundry atau setrika rumahan. Kamu bisa memulainya dengan melayani lingkungan sekitar terlebih dahulu sebelum menjangkau pelanggan yang lebih luas. Selain laundry, pilihan jasa lain yang bisa dicoba antara lain jahit pakaian, pembuatan hampers, katering rumahan, atau jasa titip.

6. Jual Produk Secara Online

Punya smartphone dan akses internet? Kamu juga bisa memanfaatkannya untuk mulai berjualan secara online. Promosi bisa dilakukan melalui WhatsApp, Instagram, marketplace, atau kanal digital lain yang sesuai dengan calon pelangganmu. Foto produk dengan jelas, berikan informasi yang mudah dipahami, lalu respons calon pembeli dengan baik. Kamu tidak harus langsung punya ribuan pengikut. Pelanggan pertama justru bisa datang dari lingkungan terdekat.

7. Jual Kebutuhan Sehari-hari dari Rumah

Pilihan lainnya adalah menyediakan beberapa barang yang sering dicari oleh orang di sekitar rumah. Misalnya air mineral, mi instan, makanan ringan, minuman, sabun, atau kebutuhan sehari-hari lainnya. Mulailah dari produk yang perputarannya cukup cepat. Setelah mengetahui pola belanja pelanggan, kamu bisa menentukan barang apa yang perlu ditambah.

Usaha Modal Kecil Tetap Perlu Dikelola dengan Baik

Saat baru mulai, jumlah transaksi mungkin belum terlalu banyak. Karena itu, sebagian orang merasa masih cukup mengingat pemasukan sendiri. Masalahnya, ketika transaksi mulai bertambah, akan semakin sulit mengetahui kondisi usaha hanya berdasarkan ingatan.

Misalnya, hari ini mendapatkan uang Rp500.000 dari penjualan. Apakah seluruh Rp500.000 tersebut merupakan keuntungan? Tentu tidak. Masih ada biaya bahan baku, harga beli barang, kemasan, operasional, dan pengeluaran lain yang perlu diperhitungkan. Itulah mengapa mencatat transaksi usaha penting dilakukan sejak awal.

Jangan Cuma Lihat Uang Masuk, Ketahui Juga Keuntungannya

Salah satu kebiasaan yang bisa dibangun sejak usaha masih kecil adalah memisahkan antara omzet dan keuntungan. Catat setiap transaksi yang terjadi dan pantau hasil penjualan secara berkala. Dengan data tersebut, kamu bisa lebih mudah mengevaluasi perkembangan usaha.

Misalnya, kamu bisa mengetahui produk mana yang banyak dibeli, bagaimana hasil penjualan dalam periode tertentu, hingga melihat nilai keuntungan usaha berdasarkan data yang tersedia. Informasi seperti ini bisa menjadi pertimbangan sebelum menambah stok, membuat promo, atau mengembangkan usaha.

Saat menjalankan usaha, kamu bisa menggunakan aplikasi kasir Qasir untuk membantu pencatatan kegiatan jualan. Transaksi yang terjadi bisa dicatat melalui aplikasi sehingga pemilik usaha tidak perlu hanya mengandalkan catatan manual.

Dengan Qasir, kamu bisa memanfaatkan fitur untuk:

  • mencatat transaksi penjualan

  • melihat laporan penjualan

  • mengelola produk

  • memantau stok

  • melihat nilai keuntungan usaha

Dengan pencatatan yang lebih teratur, perkembangan usaha juga lebih mudah dipantau dari waktu ke waktu.

Mulai Usaha dari yang Kamu Bisa

Tidak perlu membandingkan usaha yang baru dimulai dengan bisnis yang sudah berjalan bertahun-tahun. Mulailah dari kemampuan dan sumber daya yang tersedia sekarang. Pilih produk atau jasa yang punya peluang di lingkunganmu, layani pelanggan dengan baik, dan evaluasi hasilnya secara berkala.

Ketika permintaan bertambah, kamu bisa mengembangkan usaha sedikit demi sedikit berdasarkan kondisi yang sebenarnya. Nggak harus langsung besar. Yang penting mulai, kelola dengan baik, dan terus berkembang. Gunakan Qasir untuk bantu mencatat transaksi dan memantau hasil usaha agar setiap keputusan yang kamu ambil punya dasar yang lebih jelas. Kamu juga dapat Qasir Pro Plus dan dapatkan ekstra masa aktif hingga 6 bulan dengan menghubungi Account Executive sekarang juga!