Transaksi yang terus berdatangan tentu menjadi kabar baik bagi pemilik usaha. Namun, ada satu pertanyaan penting yang sering terlewat: produk apa yang sebenarnya paling laku?

Mengetahui produk terlaris bukan sekadar soal rasa penasaran. Informasi ini bisa membantu pemilik UMKM menentukan stok, menyusun strategi promosi, hingga memilih produk mana yang perlu lebih banyak ditawarkan kepada pelanggan. Daripada hanya mengandalkan perkiraan, kamu bisa mulai mengambil keputusan berdasarkan data penjualan usaha.

Bayangkan kamu punya toko perlengkapan ulang tahun yang menjual balon, lilin, topi pesta, pita kado, banner, hingga berbagai dekorasi. Setiap hari ada banyak transaksi. Karena toko terlihat ramai, mungkin kamu merasa semua produk sama-sama laris.

Padahal, setelah melihat data penjualan, hasilnya bisa berbeda. Bisa saja balon latex jauh lebih sering dibeli dibandingkan dekorasi lainnya. Atau justru lilin ulang tahun yang konsisten terjual hampir setiap hari. Dengan mengetahui produk yang paling banyak terjual, kamu punya gambaran yang lebih jelas tentang produk yang benar-benar diminati pelanggan.

Saat usaha mulai ramai, semakin sulit mengingat seluruh transaksi secara manual. Apalagi jika jumlah produk yang dijual cukup banyak. Mengandalkan ingatan atau melihat rak yang cepat kosong belum tentu memberikan gambaran lengkap. Produk terlihat cepat habis bisa saja karena stok awalnya memang sedikit. Karena itu, pencatatan transaksi yang rapi penting untuk membantu melihat performa produk berdasarkan data.

Manfaat Data Penjualan untuk UMKM

Data penjualan bukan hanya kumpulan angka. Jika dimanfaatkan dengan tepat, data tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan dalam menjalankan usaha.

Beberapa hal yang bisa dilakukan setelah mengetahui produk yang banyak terjual antara lain:

  • Mengatur stok lebih tepat. Produk yang sering dibeli bisa diprioritaskan saat melakukan restock.

  • Menentukan strategi promosi. Produk populer dapat dikombinasikan dengan produk lain dalam promo atau bundel.

  • Mengenali kebiasaan pelanggan. Kamu bisa melihat jenis produk yang lebih banyak diminati.

  • Mengevaluasi produk yang kurang laku. Produk dengan penjualan rendah dapat dievaluasi dari sisi harga, promosi, maupun jumlah stok.

  • Membuat keputusan berdasarkan data. Perencanaan usaha tidak hanya bergantung pada perkiraan.

Cek Produk Terlaris dari Qasir

Kalau seluruh transaksi sudah tercatat di aplikasi kasir, proses evaluasi usaha menjadi lebih praktis. Melalui Dashboard Qasir, pemilik usaha dapat melihat informasi penjualan dan Produk Terlaris untuk membantu mengetahui produk yang paling banyak terjual.

Misalnya, dari berbagai perlengkapan ulang tahun yang dijual, data menunjukkan:

Balon Latex → Topper Kue → Pita Kado → Topi Ulang Tahun → Lilin Ulang Tahun

Informasi seperti ini membantu pemilik usaha memahami produk mana yang lebih sering dibeli tanpa harus menghitung transaksi satu per satu.

Gunakan Data untuk Menentukan Langkah Berikutnya

Setelah mengetahui produk yang paling laku, jangan berhenti hanya dengan melihat angkanya. Gunakan informasi tersebut untuk menentukan langkah selanjutnya. Jika suatu produk konsisten laris, kamu bisa mempertimbangkan stok yang lebih memadai. Jika ada produk yang kurang diminati, evaluasi apakah perlu dibuat promo, dipaketkan dengan produk lain, atau dikurangi jumlah stoknya. Dengan begitu, data transaksi bisa menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan sehari-hari.

Usaha yang ramai memang menyenangkan. Namun, akan lebih membantu jika kamu juga mengetahui apa yang membuat penjualan tersebut terjadi. Dengan pencatatan transaksi dan laporan penjualan di Qasir, kamu bisa memantau performa usaha berdasarkan data yang sudah tercatat.

Jangan cuma nebak, cek hasil jualanmu di Qasir dengan berlangganan Qasir Pro Plus dan dapatkan ekstra masa aktif hingga 6 bulan dengan menghubungi Account Executive sekarang juga!