Tips

Cara Mengetahui Jenis Usaha yang Pas Untukmu

19 Jul 2021, Ditulis oleh Bentangku

Cara Mengetahui Jenis Usaha yang Pas Untukmu

Kamu mulai berpikir untuk membuka usaha sendiri, tapi bingung mengetahui peluang usaha yang pas buatmu?

Begitu banyak tips untuk memulai bisnis baru dari berbagai sumber. Alih-alih terinspirasi, malah membuatmu bingung harus mengikuti cara yang mana.

Sebenarnya, tidak ada jenis usaha yang 100% pas untuk karakter atau pribadi tertentu. Sebab, hal ini kembali lagi pada individu masing-masing. Satu yang pasti, kesuksesan suatu usaha juga dibangun dari proses belajar. Untuk bisa menjalani proses belajar yang tiada henti itu, mulailah dengan menyiapkan mental.

Dengan mental yang kuat, pada saat kamu merasa salah memilih jenis usaha bahkan hingga bisnismu alami kegagalan, kamu tidak akan merasa terpuruk tapi kamu akan bangkit lagi.

Ya, seorang pengusaha harus bisa bangkit usai mengalami kegagalan. Usaha itu bukan untuk orang yang mudah menyerah.

Jika mentalitas ini sudah kamu miliki, barulah ikuti beberapa hal yang menjadi catatan Qasir berikut ini untuk mengetahui jenis usaha yang pas buatmu.

Passion vs Minat Pasar

Pertanyaan yang sering kali muncul ketika akan memulai bisnis pertama kali adalah mana yang harus diutamakan saat membuka usaha, sesuai passion atau menuruti minat pasar?

Menurut pengalaman para usahawan, usaha sesuai passion dirasa lebih mudah menjalaninya, sebab kamu melakukan apa yang kamu suka. Kamu tahu seluk beluknya dan bakal mengerjakannya dengan gigih. Passion akan secara konsisten mendorongmu untuk maju sehingga bisnis pun tumbuh. Kamu pun tidak akan merasa terbebani dalam menjalaninya.

Membangun usaha sesuai passion memang penting. Bahkan ada yang menyebut, usahawan yang berbisnis dengan passion adalah calon usahawan sukses.

Namun bagaimana pun, kamu tetap harus realistis, ya. Jangan biarkan passion mengambil alih semua keputusanmu. Forbes menyebut, passion akan menggerakkanmu maju, tetapi pengetahuan akan mengarahkanmu ke arah yang benar.

Oleh karena itu, kamu tetap harus mempertimbangkan, apakah pasar akan suka atau butuh dengan barang/jasa yang kamu tawarkan nanti?

Untuk mengetahuinya, lakukan riset pasar pada industri yang bakal kamu geluti. Bicara lah beberapa orang yang berpengalaman dan juga calon pelanggan yang kamu sasar untuk mengetahui potensi usahamu.

Tidak dipungkiri, goal terakhir dari bisnis adalah keuntungan bukan? Untuk itu pikirkan juga, bagaimana jadinya jika passionmu tidak diminati oleh pasar? Jawabannya, passion haruslah flexible dengan minat pasar dan tren.

Karakter yang Menentukan

Untuk memulai usaha, kamu harus mulai membangun karakter entrepreneurship di dalam diri kamu. Melansir dari Harvard Business School, beberapa sikap ini harus kamu punyai ketika memutuskan mulai membangun usaha:

1. Percaya Diri

Tanamkan sikap percaya diri agar apa yang kamu kerjakan bisa maksimal. Percaya diri juga akan membantu kamu saat berada dalam kesulitan nantinya.

Percaya diri di sini bukan berarti arogan. Bukan juga percaya diri memamerkan kesuksesanmu. Bukan juga menjadi sangat sangat sangat percaya diri, sehingga enggan belajar lagi. Terutama belajar dari kesalahan, karena menganggap diri sendiri sebagai orang yang paling benar.

Percaya diri di sini adalah yakin pada ide-ide dan kemampuanmu, BossQ. Punya keyakinan yang kuat akan pentingnya misi usahamu. Yakin bisnismu akan berhasil.

2. Selalu Berpikir Orisinal

Sebagai seorang usahawan, kamu harus mempunyai ide sendiri. Punya pemikiran yang maju tanpa meniru. 

Seni berpikir orisinal sangat penting karena masalah hari esok tidak dapat diselesaikan dengan pola pikir hari kemarin.

3. Jujur

Kejujuran adalah karakteristik utama yang harus dibangun dalam sebuah bisnis. Sebab, kejujuran menentukan jenis budaya kerja yang ingin kamu ciptakan.

Juga memberikan konsistensi dalam perilaku di tempat kerja, dan membangun loyalitas dan kepercayaan pada pelanggan dan prospek.

4. Memiliki Sikap Kepemimpinan

Seorang pemimpin yang baik akan mampu membentuk tim yang baik pula. Oleh karena itu, penting untuk membangun sikap kepemimpinan yang baik.

Untungnya, hal ini bisa dipelajari. Jadi kamu tak perlu khawatir.

Salah satu kuncinya, pemimpin yang baik, mampu memotivasi karyawannya untuk memenuhi tanggung jawabnya dan menjadi unggulan.

Pemimpin yang baik, sadar atau tidak, telah mematok contoh unggulan untuk karyawannya. Hal ini dapat menciptakan iklim kerja yang menyenangkan dan lebih produktif.

5. Inovatif dan Kreatif

Dunia usaha itu berkembang mengikuti kondisi sekitar. Misalnya saja di kala pandemi Covid-19 ini. Survei Paper.id bersama SMESCO dan OK OCE bertajuk Dampak Pandemi COVID-19 terhadap UMKM pada 2020 lalu menunjukkan kreativitas mampu menyelamatkan para pelaku usaha. Bahkan, 8,52 persen respondennya malah mampu mengekspansi bisnisnya di tengah krisis.

Tanpa inovasi dan kreativitas, usahamu tidak akan berkembang, tidak mempunyai ciri khas, dan mudah termakan zaman.

Adakah bisnis yang cocok untuk segala macam orang?

Jika kamu masih bingung dengan peluang usaha, kamu bisa mencoba bisnis yang sifatnya umum. Untuk membuat kamu mendapatkan ide, kamu bisa melihat beberapa contoh bisnis di bawah ini yang Qasir rekomendasikan karena relatif cocok untuk semua karakter.

1. Menjadi dropshipper atau reseller

Kamu menjualkan kembali produk atau jasa orang lain. Tanpa perlu modal usaha yang besar. Bahkan, beberapa dripshipper ini hanya mengandalkan mulut atau jempol tanganmu. Istilahnya, kamu bisa mengambil barang atau jasa ke pemilik usaha, lalu kamu menjualnya.

Kamu bisa membujuk orang lain untuk membeli barang atau jasa. Untuk membuat usaha kamu makin besar, kamu bisa mulai berdagang secara online.

2. Jasa titip

Melansir dari Liputan6.com, kamu juga bisa melakukan usaha jasa titip. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19, banyak orang yang malas ke luar rumah. Kamu bisa memanfaatkan kesempatan ini saat mall buka.

Kamu hanya perlu membelikan pesanan pelanggan. Kemudian, kamu kirimkan lagi ditambah dengan ongkos kiram dan uang jastip. Modal yang dibutuhkan pun relatif terjangkau, tergantung produk yang kamy sasar. Misalnya, alat-alat kecantikan Korea atau peralatan rumah tangga dari sebuah toko franchise Jepang yang buka di Indonesia.

3. Franchise

Bisnis franchise pun juga bisa kamu jalankan. Kamu hanya butuh modal awal untuk membeli franchise yang kamu mau. Pilihannya pun beragam, ada makanan cepat saji, minuman kekinian, atau makanan tradisional.

Kamu sudah mendapatkan booth, barang atau jasa yang bisa kamu tawarkan. Bahkan, pelatihan yang bisanya disediakan franchisee.

4. Bisnis Makanan

Bisnis ini tengah menjamur. Kamu bisa memilih makanan-makanan yang mudah dibuat dan tahan lama. Keripik singkong misalnya. Bisa juga kue kering.

Tawarkan ke orang-orang terdekatmu. Jika sudah mulai berkembang, kamu bisa merambah makanan lainnya.

5. Bisnis Fesyen

Tren fesyen selalu berkembang. Ini juga merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Oleh karena itu, usaha yang satu ini perlu kamu pertimbangkan sebagai bisnis awalmu.

6. Jualan Sembako

Sembako merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan. Dalam kondisi apapun, orang pasti akan membutuhkannya. 

Bisnis apa yang cocok untuk karakter tertentu?

Penyabar

Karakter penyabar, membuatmu cocok membuka usaha dalam bidang jasa. Terlebih, tipe penyabar biasanya telaten dan detail.

Kamu bisa mencoba memulai usaha bengkel, jasa instalasi, jasa pembuatan konten video, dan lain-lain.

Pendiam

Mereka yang pendiam umumnya tidak terlalu suka berinteraksi dan berbasa-basi dengan orang lain. Oleh karena itu, jangan pilih usaha yang membuatmu banyak berurusan dengan orang.

Pilihlah usaha yang mengandalkan skill tinggi. Ketika kamu memiliki skill bagus, klien tidak akan mempedulikan kemampuanmu dalam berkomunikasi.

Apa contohnya? Usaha perakitan komponen komputer, desain website, atau editing video.

Supel

Kamu suka berinteraksi dan gampang menjalin pertemanan atau jaringan? Gampang membuat orang nyaman?

Pembawaanmu terbuka, menyukai pergaulan, senang bertemu orang baru, pintar bicara dan suka mempengaruhi orang lain.

Usaha yang cocok, antara lain usaha kursus atau pelatihan, buka sanggar kebugaran, tempat les, jasa konsultan bidang keuangan, konsultan bisnis, konsultan pendidikan, event organizer, atau content creator/influencer.

Kritis

Orang yang kritis biasanya juga pemikir. Banyak yang beranggapan pemikir biasanya pendiam, namun sebenarnya tidak juga.

Jika kamu merasa sebagai orang yang dengan kepribadian kritis, coba membuka usaha sebagai konsultan bisnis, usaha jasa akuntan, konsultan pajak, penasihat politik, firma hukum dan notaris.

Bebas

Orang dengan kepribadian bebas biasanya mereka yang memiliki daya kreatif yang tinggi. Cenderung tidak suka diatur. Ide-ide yang muncul tak jarang random. Dia juga memiliki kebiasaan unik yang jarang dimiliki orang kebanyakan.

Usaha yang cocok untuk orang dengan kepribadian seperti ini antara lain bisnis pembuatan karya seni seperti mural, fesyen, kuliner unik, atau usaha jajanan ekstrem. Kamu bisa juga membuat aplikasi start up lho.

Yuk Berani Memulai!

Nah, setelah membahas satu per satu, hal-hal dalam mengetahui usaha yang pas, langkah awal yang harus kamu ambil adalah berani memulai.

Jangan takut gagal ketika kamu belum memulai sesuatu. Takut gagal perlu, tapi jangan sampai memberatkan langkah pertamamu.

Caranya bagaimana? Buat perencanaan bisnis. Kalkulasikan seluruh biaya yang kamu butuhkan, modal, proyeksi keuntungan, halangan-halangan, dan skenario jika hal buruk terjadi.

Adanya perencanaan bisnis, membuatmu mantap melangkah karena tahu tujuan dan risiko yang kemungkinan akan dihadapi.

Jadi, jangan takut untuk melangkah ya, BossQ!

Baca juga:

 

Share artikel ini