Inspirasi

10 Inspirasi Usaha untuk Dijalankan Pasca Pandemi Covid-19

14 Oct 2021, Ditulis oleh Bentangku

10 Inspirasi Usaha untuk Dijalankan Pasca Pandemi Covid-19

Usaha penanganan Covid-19 di Indonesia disebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan predikat ini diperoleh dari data Ourworldindata per 12 September 2021.

Disebut terbaik lantaran Indonesia mampu menurunkan jumlah kasus hingga 58 persen dalam waktu dua minggu. Pada Selasa 12 Oktober 2021, jumlah kasus baru Covid-19 di Indonesia hanya di angka 1.261 orang.

Pemerintah pun melakukan sejumlah pelonggaran. Pembelajaran tatap muka kembali digelar secara terbatas. Bioskop mulai dibuka. Pergerakan masyarakat pun lebih mudah. Indonesia tengah memulai new normal.

Ini saatnya memulai bisnis baru, BossQ. Tapi bingung apa kira-kira usaha yang sesuai dan mampu bertahan usai pandemi sekarang ini? Yang kamu butuhkan hanyalah sedikit inspirasi. Sebab, semuanya dimulai dari ide yang berkembang seiring waktu.

Berikut ini, inspirasi usaha yang bisa kamu pertimbangkan untuk dibuka pasca pandemi.

1. Jasa Pengiriman atau Ekspedisi
Jasa antar

Semua pihak sepakat, usaha jasa pengiriman semakin moncer di Indonesia. Malah, bisnis yang satu ini merupakan usaha yang tahan terhadap hantaman pandemi Covid-19.

Kini, zaman serba praktis. Belanja online marak yang berdampak pada usaha ekspedisi. Liputan6.com mengutip data RedSeer pada November 2020, bisnis jasa logistik tumbuh hingga 100 persen bahkan mencapai 400 persen pada September. Hal tersebut seiring dengan penggunaan layanan e-commerce dan marketplace yang meningkat hingga 69 persen.

2. Usaha Layanan Kebersihan

Jasa home cleaning

Pandemi membuat masyarakat lebih peduli dengan kesehatan. Mindset baru ini bisa kamu manfaatkan dengan membuka usaha layanan kebersihan. Tawarkan layanan kebersihan yang dapat sekaligus melakukan disinfektan ruangan.

“Covid-19 jelas telah menimbulkan kekhawatiran seputar kebersihan bisnis dan keamanan kantor. Di dunia pascapandemi, kita akan melihat banyak dari perusahaan ini terbang dan berusaha mengendalikan pasar metro yang lebih besar,” ujar pendiri TheGiftYak dan mantan direktur akun Silicon Valley di agensi pemasaran digital Wpromote, Matt Lally, seperti dilansir dari Gobankingrates.com pada 2 September 2021 lalu.

Riset pasar yang dilakukan ReportLinker menguatkan prediksi Lally. Data riset ReportLinker menunjukkan, industri kebersihan berdasarkan pendapatan, akan tumbuh 6 persen selama lima tahun (2021-2026).

3. Menjual Produk Kesehatan

Menjaga kesehatan merupakan salah satu kunci agar tak tertular Covid-19 selain mematuhi protokol kesehatan. Tak heran, masyarakat rajin mengonsumsi vitamin dan menjaga kebersihan saat pandemi berlangsung.

Produk-produk kesehatan banyak dicari. Mulai dari masker, hazmat, vitamin, suplemen makanan, obat kumur, hingga obat-obatan tradisional.

Masih ingatkah kelangkaan masker dan hand sanitizer? Kebutuhan akan dua produk ini akan terus meningkat seiring dengan pelonggaran aktivitas masyarakat di area publik.

4. Bisnis Makanan Beku (Frozen Food)

Sejak kebijakan social distancing diberlakukan, banyak restoran menerapkan larangan dine-in sehingga penjualan offline menurun. Nah, keadaan ini bisa kamu manfaatkan dengan memulai bisnis frozen food, yaitu jenis makanan yang dibekukan dan dikemas agar tahan lama. Masyarakat dapat memasak sendiri makanannya di rumah dan disajikan secara praktis sesuai kebutuhan.

Jika kamu tidak ingin repot membuat sendiri produk frozen food, kamu bisa memanfaatkan agen frozen food di wilayah kamu. PT Bolesca Foodindo adalah salah satu klien Gadjian yang membuka keagenan wilayah, seperti pemasaran produk Sosis Max, merk sosis produksi Bolesca Foodindo.

5. Usaha Minuman

Kini, banyak pengusaha yang mengkreasikan minuman biasa menjadi unik. Misal kopi. Dulu kopi hanya disajikan dalam bentuk kopi hitam atau cappucino. Sekarang, sudah beragam variasinya. Sebut saja banana coffee smoothie atau kopi susu gula aren.  

Kamu juga bisa berinovasi menciptakan minuman kesehatan. Jual minuman ramuan herbal.

6. Bisnis Franchise

Jika tak mau repot memulai dari awal, kamu bisa mencoba bisnis franchise. Pilih franchise yang sesuai kantong dan minatmu sebelum memutuskan membeli. Pelajari pula minat pasar dan lokasi yang kamu sasar.

7. Usaha di Bidang Digital

Misalkan membuka jasa desain grafis, membuat website atau blog, membuat konten media sosial, menulis artikel blog, bisa juga membuat video promosi.

Bisnis di bidang ini bakal terus dibutuhkan di era digital seperti sekarang ini. Keuntungannya, kamu dapat mengerjakannya di mana dan kapan saja. Transaksinya pun praktis lewat rekening online.

8. Bisnis Edukasi

Pembelajaran tatap muka usai pandemi Covid-19 masih digelar secara terbatas. Sebagian besar waktu anak masih ada di rumah. Orangtua dituntut aktif membantu anak dalam belajar.

Namun, orangtua punya kesibukan sendiri. Jika pun ada waktu, belum tentu orangtua mengerti pelajaran anak-anak.

Oleh karena itu, les diperlukan. Kamu bisa menawarkan jasa bimbingan offline maupun online.

Bisnis edukasi ini tidak terbatas pada pelajaran sekolah. Kamu juga bisa menawarkan les musik, tari, bahkan kebugaran.

Bisa juga membuka kursus singkat desain kreatif untuk media sosial, kelas TOEFL/IELTS, atau bimbingan untuk CPNS.

9. Usaha Bidang Keamanan Siber

Begitu banyaknya orang yang bekerja dari rumah, teknologi menjadi andalan bagi siapa saja. Peluang yang bisa diambil dari momentum ini adalah bisnis keamanan siber yang dapat membantu melindungi komputer dan data perusahaan.

10. Jasa Penerjemah

Menurut penelitian dari IBISWorld seperti yang dikutip dari Businessnewsdaily, industri jasa penerjemahan mengalami penurunan pada 2020, seperti halnya banyak industri; namun, diproyeksikan rebound dengan baik pada tahun 2021. Pertumbuhan yang diproyeksikan itu tidak mengejutkan, karena internet telah membuka wirausahawan di negara lain ke pasar berbahasa Inggris dan sebaliknya.

Tren ini telah membuka peluang bagi penutur multibahasa untuk menawarkan layanan tertentu, seperti terjemahan dokumen dan terjemahan informasi situs web ke dalam bahasa untuk digunakan di pasar lain. Jika kamu tahu banyak bahasa, mengukir ceruk di industri layanan terjemahan bisa menjadi usaha yang menjanjikan.

Passion atau Minat Pasar?

Dua hal ini pernah Qasir bahas dalam artikel Cara Mengetahui Jenis Usaha yang Pas Untukmu. Namun memang, pertanyaan ini sering kali muncul di benak seseorang ketika akan memulai bisnis. Menuruti passion kah atau minat pasar?

Qasir setuju, usaha sesuai passion lebih mudah menjalaninya. Kamu bakal mengerjakannya dengan gigih karena menyukainya dan tahu tentang apa yang kamu jalani. Kamu tidak akan merasa terbebani dalam menjalaninya.

Ada yang menyebut, usahawan yang berbisnis dengan passion adalah calon usahawan sukses.

Namun, tetap harus realistis. Jangan biarkan passion mengambil alih semua keputusanmu.

Forbes menyebut, passion akan menggerakkanmu maju, tetapi pengetahuan akan mengarahkanmu ke arah yang benar.

Jadi apa pun dan kapan pun kamu berbisnis, harus lah berpikir, apakah pasar akan suka atau butuh dengan barang/jasa yang kamu tawarkan nanti? Tidak peduli saat pandemi atau usai pandemi. Tetaplah penuhi langkah-langkah dasar berbisnis. Lakukan riset pasar. Bicara lah beberapa orang yang berpengalaman dan juga calon pelanggan yang kamu sasar.

Tips tambahan dari Qasir, jika kamu ingin memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan beban kerja, mulai lah membangun bisnis kecil. Namun, bisnis itu haruslah mampu memenuhi kebutuhanmu dan mampu kamu jalankan sepenuh hati, sehingga terjadi keseimbangan dalam hidup.

Tapi, jika kamu ingin fokus dan memiliki modal lebih, kenapa tidak mencoba usaha yang lebih besar. Boleh-boleh saja kok. Apa pun usahamu nanti, selalu catat semua transaksi menggunakan point of sale Qasir yang gratis, canggih, dan mudah digunakan. Klik di sini untuk cari tahu tentang Qasir.

Baca juga:

 

Share artikel ini